Menunggu

2/04/2018

Mulanya aku biasa saja, sekian detik kemudian aku mulai memendam rasa, semua kupendam. Aku takut jika aku nyatakan kita akan seperti orang asing, aku tau kamu sudah mencintai dia bukan aku.
Kamu selalu bercerita perihal dia kepadaku, tidak terhitung sudah berapa banyak pesan dihabiskan hanya untuk menceritakan dia, dan pulsamu dihabiskan untuk menelponku, apa yang aku dengar? Tangisanmu.
Kamu menangisi dia yang kamu damba, jika kamu sedikit peka, mungkin saja kita berdua sudah bahagia, tak apa jika kau jadikan aku tempat curhatanmu, aku senang seperti ini walau selalu ada rasa cemburu, tapi ini satu-satunya caraku agar bisa dekat denganmu, karna aku yakin suatu saat kamu pasti bisa aku miliki.
Aku tidak akan menjadi orang ke-3, aku akan selalu seperti ini, mendengarkan curhatanmu lalu runtuh, mendengar tangismu kemudian luluh, dan akan selalu seperti itu, hingga tiba saatnya kamu menjadi milikku.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar